LAMPUNG, Muslimdaily.net–  Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (MA) di Aula Pertemuan Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Sabtu (30/08).

Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa Civil Society, termasuk organisasi sosial kemasyarakatan, mempunyai peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keadaban bagi masyarakat. Menag pun berharap Mathlaul Anwar dapat terus berperan penting sebagai civil society organisation yang mampu melakukan fungsi edukasi dan pemberdayaan umat melalui berbagai bidang, seperti pendidikan dan ekonomi syariah.

“Mathla’ul Anwar merupakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang pertama kali mendirikan Madrasah,” ucap Menag, seperti dimuat dilaman kemenag.

Hadir dalam kesempatan ini,  Ketua Dewan Penasehat PB Mathlaul Anwar H. Wiranto (Ketum Hanura), Sekda Prov. Lampung Arinal Djunaedi yang mewakili Gubernur, Ketua Majelis H. Irsyad Juali, Ketua PB Mathlau’l Anwar KH. Ahmad Sadali Karim, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Lampung Abdurrahman.

Berdiri pada tahun 1916 di Menes, Banten, Mathla’ul Anwar menjadi pelopor pendirian pendidikan sistem klasikal modern di Indonesia,  berupa Madrasah. Sistem pendidikan yang diterapkan kepada murid-muridnya saat itu 75% pendidikan agama dan keagamaan dan 25% pendidikan umum. Kini, Mathla’ul Anwar telah memiliki perwakilan di 26 provinsi dengan mengelola lembaga pendidikan dari tingkat pendidikan Madrasah sampai Perguruan Tinggi di setiap Provinsinya.

Menag pun menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Mathalaul Anwar atas kiprahnya dalam pembangunan umat di bidang dakwah, pendidikan, ekonomi dan sosial. Menag mengakui bahwa pembangunan umat dan bangsa selalu memerlukan sinergi peran pemerintah, ulama dan Ormas sehingga  peran dan kontribusi Mathalaul Anwar tidak bisa dilepaskan dari perkembangan konteks sosial politik Indonesia, dulu hingga sekarang.

Menag berharap, menjelang satu abadnya,  Mathla’ul Anwar terus berkomitmen dalam memajukan bidang pendidikan keagamaan dan sosial ke arah mutu dan kualitas pendidikan keagamaan yang jauh lebih baik. Selain itu, Mathla’ul Anwar juga diharapkan terus istiqamah dalam mensyiarkan ajaran Islam Rahmatan lil ‘Alamin.

“Selamat melaksanakan Rapat Kerja Nasional PB Mathlaul Anwar,” tegas Menag